navbar-iframe { height:0px; visibility: hidden; display: none; }
Facebook  Twitter  Google+ Instagram Linkedin Path Yahoo

Minggu, 25 Oktober 2015

PROGRAM PARENTING


Banyak orangtua yang belum tahu cara mendidik dan mengasuh anak dengan baik. Oleh sebab itu, Kemendikbud perlu menyelenggarakan program pendidikan keluarga.

Gagal Mendidik Anak Bukan Karena Kurang Kasih Sayang Semata

11 Agustus 2015  20:54:47
BOGOR, PAUD dan DIKMAS. Kegagalan orangtua dalam mendidik anak bukan semata-mata disebabkan karena mereka kurang memberikan kasih sayang kepada putra-putrinya. Melainkan karena para orangtua belum tahu cara mengasuh dan mendidik anak dengan baik dan benar.
Gagal Mendidik Anak Bukan Karena Kurang Kasih Sayang Semata
Hal tersebut disampaikan oleh Pendiri Komunitas Rumah Pencerah, Fery Farhati pada Rapat Koordinasi Kebijakan dan Program Pendidikan Keluarga,di Bogor,Selasa (11/8).
“Menjadi orangtua adalah profesi sepanjang masa. Namun, tidak ada sekolah formal yang mengajarkan cara untuk menjadi orangtua yang baik,” urai Fery yang merupakan pegiat parenting atau pendidikan keorangtuaan.
Oleh sebab itu, program pendidikan keluarga sangat penting untuk diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Orangtua harus memiliki ilmu mendidik anak agar mampu mencetak generasi yang kuat. “Anak-anak usia dini saat inilah yang akan menentukan wajah Indonesia pada 30 tahun yang akan datang,” ujarnya.
Fery menuturkan, masih banyak orangtua yang mendidik anaknya berkaca pada cara orangtua mendidik mereka di masa kecilnya. Padahal, cara mengasuh dan mendidik anak saat ini dengan puluhan tahun lalu tentu berbeda.
Ia pun mengajak para orangtua untuk lebih aktif berkomunikasi dengan sekolah. Sebab selama ini terjadi kecenderungan orangtua menyerahkan tanggung jawab pendidikan kepada guru. “Berikan informasi kepada sekolah tentang kepribadian atau kebiasaan anak Anda, aktiflah berkomunikasi dengan guru,” saran Fery.
Selain itu, orangtua juga wajib mengetahui lingkungan sekolah anak. Kenali guru, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, dan petugas keamanan sekolah. “Bila memungkinkan, ikutlah terlibat dalam persatuan orangtua murid di sekolah, atau sesekali ikut dalam kepanitian acara di sekolah,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar